Ezer Kenegdo

Renungan hari Selasa 21 Oktober 2014: Bahagianya Ketika Dosa Kita Diampuni

Leave a comment

Mazmur 32:5: Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata:”Aku akana mengaku kepada Tuhan pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku (Jadi hupabotohon ma tu Ho dosangku jala ndang huhungkupi salangku; ningku do: Topotanku ma angka pangalaosingku tu Jahowa, jadi marpamuati do roham di utang ni dosangki).

Psalm 32:5 Then I acknowledged my sin to you and did not cover up my iniquity. I said, “I will confess my transgressions to the LORD”– and you forgave the guilt of my sin.

Mazmur ini merupakan pegakuan pemazmur tentang pengalamannya, ketika dia menyembunyikan dosanya dan tentang pengampunan yang diterimanya dari Tuhan, ketika dia memberitahukan dosanya. Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar daripada kebahagiaan orang yang merasa dimengerti, diterima dan dicintai kembali. Tidak ada kebahagiaan yang lebih mendalam daripada kebahagiaan orang yang mengalami bahwa Allah itu adalah kasih, bahwa Dia selalu mau mengampuni semua orang yang sungguh-sungguh menyesali dosa-dosanya. Karena ketika pemazmur “berdiam diri”, malu mengaku dosanya, tulang-tulangnnya menjadi lesu, artinya: kekuatannya merosot dan hampir tidak ada kegairahan lagi untuk hidup (bnd.Maz.31:11). Harinya dilewati hanya dengan keluh kesah. Lidahnya menjadi kering karena kelelahan dan ketakutan (bnd. Maz.22:16). Itulah gambaran dari siksaan batin yang hebat yang diderita pemazmur ketika dia menyembunyikan dosanya.

Pemazmur ini mengingatkan kita agar kita tidak menyembunyikan dosa tetapi lebih baik mengakui dosa kita kepada Tuhan. Karena ketika kita menyembunyikannya dosa, maka kita tidak merasa tenang, kita akan terus merasa dikejar oleh dosa dan rasa takut akan terus menekan hidup kita sehingga tidak ada lagi sukacita. Kita mengetahui, bahwa Allah kita adalah Maha Kasih, bahkan Ia telah mengutus Yesus Kristus ke dunia ini untuk mengampuni dosa-dosa kita. Hingga saat ini, Allah tetap menantikan domba-domba-Nya yang tersesat, dan ketika ada seorang yang kembali, Ia berlari mendapatkannya serta memeluknya dan menciumnya. Bapa melupakan dan menghapus semua dosa setiap anak-Nya yang kembali.

Selamat pagi dan selamat menerima anugerah-Nya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s