Ezer Kenegdo

Renungan hari Selasa, 16 September 2014: Berdoa kepada Bapa

Leave a comment

Matius 6:9: Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu (Songon on ma tangiangmuna; Ale Amanami na di banua ginjang! Sai pinarbadia ma Goarmu!).

Matthew 6:9: “Let this then be your prayer: Our Father in heaven, may your name be kept holy”.

Banyak unsur doa yang ditemukan dalam doa Bapa Kami: pujian, penyembahan, pengharapan, penyerahan, penyesalan, pengakuan dan permohonan. Nas ini adalah kalimat pertama dari doa “Bapa Kami” yang diajarkan Yesus kepada murid-murid-Nya. Bermula dari murid muridNya meminta dan belajar kepada Tuhan Yesus, bagaimana cara doa yang benar, “Tuhan, ajarilah kami berdoa, sama seperti yg di ajarkan Yohanes ( Yohanes pembabtis ) kepada murid muridnya.”

Berdoa adalah Manusia berbicara dan Tuhan yg mendengar dan memberi jawaban dengan cara Tuhan sendiri. Oleh sebab itu, doa kita harus jelas ditujukan kepada Bapa di Sorga. Ketika berdoa kita harus mulai dengan puji-pujian kepada Allah Bapa, menyembah dan mengakui keberadaan dan mengakui kedaulatan Allah di Surga. Didalam setiap penyembahan kita, kita menaikkan ucapan rasa syukur kita kepada yang berkuasa yaitu Allah itu sendiri. Menyembah adalah sikap tunduk, gentar, hormat dan bersedia taat. Setelah itu barulah kita menyampaikan permohonan kita.

Sebutan Bapa memperlihatkan hubungan yang akrab dan dekat, sehingga kita tidak perlu takut menyampaikan keluhan-keluhan kita. Oleh karena itu, berbicaralah senantiasa kepada Tuhan.

Selamat pagi, awali hari dengan selalu berdoa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s