Ezer Kenegdo

Kamis, 29 Mei 2014: Kenaikan Tuhan Yesus

Leave a comment

Evangelium : Efesus 1:15-23
Thema : Kristus yang bangkit adalah Kepala dari segala sesuatu
Surat ini merangkum banyak ajaran penting yang terdapat dalam surat-surat Paulus, khususnya dengan Surat Kolose memiliki persamaan yang amat dekat yaitu ketika Tikhikus disebutkan sebagai pembawa surat itu yang harus memberitahukan para penerimanya tentang keadaan Paulus dan menghibur hati mereka (6:21-22; bnd. Kol.4:7-8). Surat ini diawali dengan melukiskan bagaimana Allah telah membangkitkan Kristus, yang sekarang memerintah bersama Allah di surga. Surat ini ditujukan kepada orang-orang kudus yang juga orang-orang percaya kepada Yesus Kristus. Dari Paulus, Rasul Yesus Kristus, kepada orang-orang kudus di Efesus, orang-orang percaya dalam Kristus Yesus ( toi/j a`gi,oij toi/j ou=sin Îevn VEfe,sw|Ð kai. pistoi/j evn Cristw/| VIhsou/ ). Selanjutnya, surat ini memperlihatkan bagaimana Kristus telah mempersatukan orang bukan Yahudi dan orang Yahudi dengan merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan yang memisahkan mereka (2:14). Mereka yang beriman kepada Yesus telah dipilih oleh Roh Allah untuk menjadi bagian dari satu tubuh, yaitu jemaat. Tubuh ini memiliki “Satu Tuhan, satu iman, dan satu babtisan” (4:5). Dengan demikian para pembaca diharapkan untuk mencapai kesatuan dalam iman, mencapai kedewasaan penuh, mencapai tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, sehinga mereka tak lagi seperti anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia (4:13-14).
Teks Khotbah ini diberi judul “Doa untuk pengertian tentang Kemuliaan Kristus”. Teks ini menjelaskan secara umum bahwa keunggulan Kristus atas semua kuasa kosmik (semua yang ada =berhubungan dengan jagat raya). Pasal 1:15-23 ini merupakan ucapan syukur karena iman para pembaca yang sedang beralih kepada “kedewasaan penuh” dan doa agar mereka mengalami hikmat kuasa Allah. Memang benar mereka memiliki iman di dalam Yesus Kritus dan kasih terhadap semua orang kudus (1:15), tetapi perlu juga di perdalam. Sehingga dengan penguatan itu ajaran-ajaran sesat yang mungkin muncul, apalagi dengan berkembangnya dewi Artemis di Efesus tidak akan begitu berbahaya bagi para pembacanya.
II.Keterangan Nas
Ayat 15-16: Aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus….aku pun tidak berhenti mengucap syukur …dalam doaku. Ayat ini memperlihatkan adanya hubungan yang akrab antara penulis Efesus dengan para pembacanya, walaupun para pembacanya tidak mengenal penulis secara pribadi, tetapi mereka telah mendengar pelayanan kasih karunia yang telah dianugerahkan kepadanya (baca: Ef.3:2), karena Paulus pernah tinggal di Efesus selama tiga tahun (Kis. 19:8, 10; 20:31).
Ayat 17-20: dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus..Dalam doa, Paulus meminta dan ia memiliki pengharapan yang besar kepada pembacanya, agar mereka beroleh pengenalan yang benar tentang Tuhan, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar” (ay. 17). Karena Paulus pernah tinggal di Efesus selama tiga tahun (Kisah Para Rasul 19:8,10; 20:31) tentunya sangat memahami persoalan yang menyangkut iman Kristen di sana. Efesus adalah kota yang banyak orang Kristennya, tetapi sekaligus kota yang menyuguhi sarana untuk penyembahan berhala dan praktek-praktek ilmu sihir. Kuasa kegelapan telah melanda kota itu. Kuil Dewi Diana atau lebih dikenal dengan kuil Artemis terletak di kota Efesus. Oleh sebab itu mereka harus mengenal Allah dengan benar, karena menurut Paulus mengenal Allah dengan benar merupakan fondasi Kekristenan yang kokoh dan juga merupakan solusi bagi semua persoalan hidup manusia.
Paulus juga meminta, supaya Ia menjadikan mata hatimu terang” pefwtisme,nouj tou.j ovfqalmou.j th/j kardi,aj (ay.18). Mata hati yang terang membuat kita mengetahui dan mengerti akan pengharapan yg terkandung dalam panggilanNya. Apa tujuan Bapa memanggil kita ? Supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapanNya . Mata hati yang terang juga menjadikan kita untuk mengetahui tentang “kuasaNya yang hebat”. Kuasa dan kekuatan Allah yang dikerjakan di dalam Kristus, yaitu membangkitkan Kristus dari kematian (ay. 20). Bukti Yesus telah bangkit kubur kosong, kain kafan yang terletak di tanah, kain peluh yang sudah tergulung”. Alkitab hendak mengatakan, Yesus benar-benar bangkit. Kuasa-Nya juga telah mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga (ay.20). Kenaikan Yesus ke sorga dan duduk di sebelah kanan-Nya adalah sebuah bukti bahwa Yesus hidup dan melebihi kemampuan serta kuasa yang ada di bumi ini. Kebangkitan Yesus dari kematian dan kenaikan-Nya ke sorga membawa kemenangan bagi orang percaya kepada-Nya dan kekalahan bagi penguasa dunia.
Ayat 21-23: Jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan… Kekuasaan pemerintah, kerajaan dan segala kekuasaan yang ada di dunia ini, semuanya tidak lebih tinggi dari Yesus. Ini menunjukkan bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini berada di bawah kuasa Allah dan di letakkan di bawah kaki-Nya (ay.22). Memberikan Yesus sebagai Kepala Jemaat, sebagai Kepala Jemaat tentu saja Ia berkuasa atas segenap umat-Nya (tubuh-Nya), sehingga jemaat menjadi sempurna karena dipenuhi oleh Kristus (ay.23).
III.Aplikasi
Happy Ascension Day, hari ini kita berkumpul untuk memperingati kenaikan Yesus Kristus ke surga yang tidak bisa dilepas/pisahkan dari peristiwa kebangkitan Yesus. Tetapi mengapa setiap merayakan kenaikan Yesus ke surga perayaannya tidak semeriah hari Natal atau Paskah? Padahal seharusnya kita harus lebih bersukacita karena kenaikan-Nya ke surga adalah untuk menyediakan tempat bagi kehidupan orang percaya. Kenaikan-Nya ke surga bukan berarti Ia meninggalkan kita begitu saja di dunia ini, Karena Yesus berkata, “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu, dan ketahuilah Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman”.
Kenaikan Yesus ke sorga menandakan munculnya era baru, yaitu era Gereja yang pada hari Pentakosta dikaruniai Roh Kudus yang diutus oleh Kristus untuk meneruskan misi-Nya. Di mana Yesus menjadi Kepala Jemaat, kekuasaan dan kemulian-Nya terlihat lewat karya nyata-Nya di dunia ini yaitu untuk keselamatan manusia, dan Yesus telah memberikan tugas kepada kita agar meneruskan misi-Nya untuk bersaksi dan menyampaikan berita sukacita (keselamatan) bagi semua bangsa. Melalui pengenalan yang benar tentang Tuhan dan dengan mata hati yang terang akan memampukan kita untuk melakukan panggilan-Nya (menjadi saksi-Nya).

Lagu yang berjudul, “Open the Eyes of My Heart” adalah sebuah lagu rohani yang sudah sangat terkenal. Ada banyak penyanyi yang sudah membawakan lagu ini diantaranya Hillsong United dan Michael W Smith. Lagu ini ditulis oleh Paul Baloche yang terinspirasi dari doa rasul Paulus buat jemaat Efesus agar mata hati mereka dibuat Tuhan menjadi terang. “Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus..” (Efesus 1:8). “Sesungguhnya ini kerinduan hati kita semua..” kata Paul pada suatu kali. “Saya sudah lama mengikut Tuhan tapi itu tidak pernah cukup. Saya ingin mengenalNya. saya ingin melihat Tuhan. Saya ingin bangun setiap pagi dengan merasakan kehadiranNya dalam hidup saya. Saya ingin melihat KerajaanNya hadir di dunia, hingga saya bisa menjadi bagian dari KerajaanNya dan bisa melakukan sesuatu untukNya.” Itulah kerinduan Paul.
Akhirnya, biarlah kenaikan Yesus ke surga menjadi moment perenungan bagi kita untuk lebih memahami pengenalan dan panggilanNya kepada kita sebagai murid-murid (anak-anak Tuhan), untuk melakukan sesuatu untuk Tuhan dan sesama manusia. Tetaplah bersukacita menantikan kedatangan-Nya kembali sebab Ia akan menarik semua orang percaya kepada-Nya. Amin.

Pdt. Jojor Resmi M.Lumbanbatu, MTh
Pendeta di Resort Jaya I

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s